“Wahai paman, sesungguhnya saya hidup sebatang kara, tidak punya ibu dan tidak punya bapak.”
Lelaki itu merasa kasihan kepadanya, lalu bertanya kepada anak tersebut: “Maukah engkau ku angkat menjadi anakku?” anak itu balik bertanya: “Apakah jika aku lapar, engkau sanggup memberiku makan?” Lelaki itu menjawab: “Ya.!” Anak itu bertanya: “Apakah jika aku tidak berpakaian, engkau sanggup memberiku pakaian?” Lelaki itu menjawab: “Ya.!” Anak itu bertanya: “Apakah jika aku sakit, engkau sanggup menyembuhkanku?” Lelaki itu menjawab: “Wahai anakku, aku tidak punya kesanggupan untuk itu.” Anak itu bertanya: “Apakah jika aku mati, engkau sanggup menghidupkanku?” lelaki itu menjawab: “Wahai anakku, aku tidak punya kesanggupan untuk itu.”
Akhirnya, anak itu berkata: “Kalau begitu, biarkanlah aku, wahai paman. Tuhan yang telah menciptakanku, maka Dialah yang akan memberiku petunjuk. Dia yang akan memberiku makanan dan minuman. Apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku dan Dia adalah Tuhan yang selalu kuharapkan semoga Dia mengampuni semua kesalahanku pada hari pembalasan nanti.”
Lelaki itu pun diam dan pergi melanjutkan urusannya, sedang anak itu berkata: “Aku beriman kepada Allah. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan kecukupan kepadanya.”
Artikel Menarik Lainnya:
- Anda Wanita Muslimah
- Kunci Meraih Keberhasilan
- Merenunglah Sejenak Untuk Menanyai Diri Sendiri
- Siapakah Orang Yang Harus Paling Dicintai
- Berimanlah Kepada Taqdir Yang Baik dan Yang Buruk
- Jangan Buang Waktu Anda Dengan Percuma
- Serahkanlah Segalanya Kepada Tuhanmu
- Wanita Yang Beroleh Petunjuk
- Ingatlah Selalu Air Mata Yang Tercurahkan
- Wanita Yang Tinggi Kedudukannya
- Hitunglah Semua Nikmat Allah
- Wanita Yang Melawan Penindasan
No comments:
Post a Comment